FUNGSI MANAJEMEN DI LABORATORIUM

Laboratorium merupakan bagian integral dari bidang akademik, sehingga dalam manajemen laboartorium memerlukan perencanaan seiring dengan perencanaan akademik. Laboratorium mempunyai peranan yang amat besar dalam penentuan mutu pendidikan karena laboratoriumlah yang menghasilkan karya-karya ilmiah yang membanggakan, yang mana tak dapat dihasilkan oleh institusi lainnya.
Pengelolaan laboratorium berkaitan dengan pengelola dan pengguna, fasilitas laboratorium (bangunan, peralatan laboratorium, spesimen biologi, bahan kimia), dan aktivitas yang dilaksanakan di laboratorium yang menjaga keberlanjutan fungsinya.Pada dasarnya pengelolaan laboratorium merupakan tanggung jawab bersama baik pengelola maupun pengguna. Oleh karena itu, setiap orang yang terlibat harus memiliki kesadaran dan merasa terpanggil untuk mengatur, memelihara, dan mengusahakan keselamatan kerja.
Mengatur dan memelihara laboratorium merupakan upaya agar laboratorium selalu tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Sedangkan upaya menjaga keselamatan kerja mencakup usaha untuk selalu mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan sewaktu bekerja di laboratorium dan penangannya bila terjadi kecelakaan. Para pengelola laboratorium hendaknya memiliki pemahaman dan keterampilan kerja di laboratorium, bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya, dan mengikuti peraturan. Tata tertib kerja di laboratorium merupakan pedoman umum yang dirumuskan dirumuskan untuk menjaga keselamatan kerja dan memelihara fasilitas laboratorium.

Fungsi - Fungsi Manajemen Laboratorium
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengkoordinasi, dan mengendalikan.
Fungsi-fungsi manajemen dari manajemen sumber daya manusia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian. Sedangkan yang akan dibahas dalam makalah ini hanya tiga point, yaitu : perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian.
1. Perencanaan (planning)
Salah satu dari fungsi manajemen yaitu perencanaan atau planning yang merupakan kegiatan untuk membuat tujuan dari sebuah perusahaan dengan beberapa rencana untuk mendapatkan tujuan. Perencanaan adalah cara terbaik untuk mengejar dan membuat tujuan perusahaan agar mampu teraih dengan baik. Karena memang tanpa adanya perencanaan fungsi manajemen tak dapat berjalan.
Tugas dari perencanaan antara lain :
1) Membuat target.
2) Membuat rencana kegiatan yang dibutuhkan untuk pencapaian target.
3) Mengatur urutan pelaksanaan.
4) Menyusun anggaran biaya.
5) Membuat SOP mengenai pelaksanaan pekerjaan.
 2. Pengorganisasian (organizing)
Pengorganisasian adalah membagi kegiatan besar menjadi kegiatan kecil. Caranya  dengan membagi setiap tugas supaya bisa secara mudah meraih tujuan dari sebuah perusahaan. Kegiatan menghubungkan serta mengatur pekerjaan dapat dilaksanakan dengan secara efisien dan efektif dengan cara sebagai berikut:
1) Desain struktur organisasi.
2) Tentukan job description setiap jabatan untuk meraih sasaran organisasi.
3) Mendelegasikan tanggung jawab dan wewenang, menetapkan tanggung jawab dari hasil yang sudah dicapai.
4) Membedakan antara atasan dan staff.
           
 3. Pengarahan (directing)
Pengarahan adalah tindakan dan upaya supaya semua anggota kelompok bisa berusaha untuk mendapatkan tujuan yang telah sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha.
Proses implementasi sebuah program supaya mampu dilakukan oleh seluruh pihak dalam organisasi tersebut. Selain itu juga dapat memotivasi seluruh pihak supaya dapat melaksanakan tanggung jawab dan penuh kesadaran.
Fungsi pengarahan dan implementasi mempunyai tugas sebagai berikut:
1) Mengimplementasikan sebuah proses pembimbingan, kepemimpinan, dan pemberian motivasi bagi tenaga kerja.
2) Memberikan tugas yang teratur mengenai pekerjaan.
3) Menjelaskan kebijakan yang sudah ditetapkan.

4. Penempatan (Staffing)
Penempatan tak jauh beda dengan pengorganisasian tetapi untuk staffing lebih luas. Jika organizing lebih ke manajemen SDA (Sumber Daya manusia). Nah sedangkan untuk penempatan tertuju pada sumber daya secara umum. Contohnya peralatan yang dimiliki.

5. Mengkoordinasi (Coordinating)
Mengkoordinasi adalah fungsi yang bertujuan demi meningkatkan efisiensi dan efektifitas kinerja, membuat lingkungan kerja menjadi sehat, nyaman, dinamis, dll. Fungsi ini dilakukan oleh seorang manajer. Jadi, manajer mempunyai fungsi utama dalam mengkoordinasi bawahannya agar dapat meningkatkan kinerjanya.

6. Mengontrol (Controlling)
Mengontrol merupakan fungsi terakhir manajemen. Setelah semua fungsi dilakukan maka langkah yang terakhir yaitu mengontrolnya. Dalam fungsi ini ada beberapa elemen penting, misalnya evaluasi serta membuat kebijakan baru.
Fungsi mengontrol cukup penting agar kinerja orang-orang tidak menurun, paling tidak masih dalam batas standard, dan bagusnya adalah dapat meningkat.

Secara umum laboratorium mempunyai fungsi diantaranya :

1. Tempat dilakukannya percobaan. Alat-alat laboratorium serta bahan-bahan praktikum tidaklah mungkin diletakkan dlam kelas maka dari itu percobaan dilakukan di dalam laboratorium.
2. Tempat penunjang kegiatan kelas. Dengan adanya kegiatan pembelajaran di laboratorium ini, maka siswa / mahasiswa dapat mengamati gajala-gejala yang terjadi pada percobaan secara langsung, bukan hanya belajar menurut teori yang ada saja.
3. Sebagai tempat display atau pemeran. Laboratorium juga bisa dipergunakan sebagai tempat pameran atau display dari hasil-hasil percobaan /penelitian yang telah kita lakukan. Sehingga dapat memotivasi untuk penelitian ataupun percobaam yang lebih baik lagi.
4. Tempat koleksi sejumlah spesies langka. Dengan adanya koleksi ini memudahkan kita dalam melakukan pengamatan terhadap beberapa spesies yang sulit untuk ditemukan.
5. Sebagai museum mini. Hasil dari penelitian serta sejumlah spesies langka dpaat kita kumpulkan serta diklasifikasikan, sehingga laboratorium dapat kita gunakan sebagai museum mini.
Dalam pembelajaran di laboratorium mempunyai tujuan tertentu bagi siswa ataupun mahasiswa , diantaranya:
1. Teliti dalam melakuakn pengamatan serta cermat dalam melakukan pencatatan pada saat pengamatan.
2. Dapat menafsirkan hasil dari percobaan agar dapat memperoleh penemuan serta dapat memecahkan masalah.
3. Mampu untuk membuat rencana dan melaksanakan percobaan.
4. Terampil dalam menggunakan alat-alat laboratorium.
5. Tumbuh sikap positif terhadap kegiatan praktikum.

Dari artikel di atas, penulis ingin mengajukan pertanyaan :
1.    Apa pentingnya manajemen pada sebuah laboratorium ?
2.    Apa saja manajemen dasar pada sebuah laboratorium ?
3.    Apabila manajemen laboratorium tidak berjalan seperti semestinya atau direncanakan apakah berpengaruh terhadap mutu laboratorium ?



Komentar



  1. Menanggapi soal no 1.
    Manajemen pada lab sangatlah penting, karena dengan adanya manajemen lab yang baik, maka proses yang akan berlangsung di dalam lab akan terlaksana dengan baik dan benar, serta sesuai dengan ketentuan dan prosedurnya.

    BalasHapus
  2. Assalamualaikum wr.wb
    Saya menanggapi no 1.
    Apa pentingnya manajemen pada sebuah laboratorium ?
    Manajemen labor adalah segala sesuatu yg berkaitan dengan labor.apa yg ingin dilakukan dalam labor harus ada menejemennya sehingga kegiatan dalam labor bisa berlangsung dengan baik dan efektif.tanpa m3najemen labor tidak bisa dioperasikan.
    Terima kasih

    BalasHapus
  3. Menanggapi pertanyaan nomor 3, apabila manajemen laboratorium tidak berjalan seperti semestinya atau direncanakan tentu akan berpengaruh terhadap mutu laboratorium, karena menejemen yg baik lah yg akan membuat mutu laboratorium itu baik. Krn sistem perencanaan praktikum, penjadwalan, pembentukan staf, pembersihan labor, ketersedian alat dan bahan dll, merupakan bagian dari mejemen laboratorium

    BalasHapus
  4. Menanggapi pertanyaan no 3
    Dimana menurut saya apabila manajemen laboratorium tidak berjalan sebagaimana mestinya maka akan berpengaruh terhadap mutu laboratorium.
    Karena suatu laboratorium apabila tidak dikelola baik secara perencanaan pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan maka laboratorium tersebut tidak akan berjalan sebagai mana mestinya

    BalasHapus
  5. Assalamualaikum wr wb.. Terkait pertanyaan pertama Apa pentingnya manajemen pada sebuah laboratorium ? Sangat Penting.. Manajemen labor yg menentukan mutu sebuah laboratorium,jika manajemen labornya baik,maka mutu laboratorium akan ikt baik.. Keefektifitasan sebuah pembelajaran yg dalam hal ini praktikum juga akan ikt membaik. Jd semua hal yg berkaitan dengan labor akan terkait dengan manajemen labor tsb. Terimakasih

    BalasHapus
  6. Apa saja manajemen dasar pada sebuah laboratorium ?
    menurut pendapat saya manajemen dasar sebuar laboratorium itu perencanaan, kemudian organisasinya dan yang terakhir pengendalian dan pengawasan.

    BalasHapus
  7. menanggapi pertanyaaan no.2 mengenai Apa saja manajemen dasar pada sebuah laboratorium ?

    menurut saya, hal mendasar dalam suatu manajemen lab adalah pada tahap perencanaan/ planning, dimana pada tahap ini, dilakukan sebuah perencanaan dalam pelaksanaan kegiatan lab agar pelaksanaannya bisa mencapai target, menyusun SOP, dan menyusun anggaran biaya. intinya menyusun dasar-dasar sebelum pelaksanaan lab nantinya agar bisa berjalan seefektif dan sebaik mungkin.

    BalasHapus
  8. Saya ingin menanggapi pertanyaan ke dua yaitu Apa saja manajemen dasar pada sebuah laboratorium ?
    Manajemen dasar pada sebuah Laboratorium meliputi Perencanaan (Planning), pengorganisasian (Organizing), pelaksanaan (Actuating), dan pengawasan (Controlling).

    Salam
    Agung Laksono

    BalasHapus
  9. Menanggapai pertanyaan no 2
    Manajemen dasar laboratorium yaitu :
    1) Perencanaan (Planning), Perencanaan laboratorium IPA meliputi perencanaan dan pemeliharaan alat-alat dan bahan-bahan serta sarana / prasarana, perencanaan kegiatan yang akan dilaksana-kan, serta rencana pengembangan lab
    2) Pengorganisasian (Organizing), Organisasi laboratorium adalah suatu sistem kerja sama dari kelompok orang, barang, atau unit tertentu tentang laboratorium untuk mencapai tujuan.
    3) Pelaksanaan (Actuating),
    4) Pengawasan (Controlling), evaluasi terhadap tindakan dan bila perlu menggunakan pengukuran koreksi sehingga tindakan tersebut sesuai dengan rencana.

    BalasHapus
  10. Apa penting manajemen dalam laboratorium. Menurut saya sangat penting, karea dengan adanya manajemen semua kegiatan yang ada di labor dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang diinginkan. Selain itu dengan adanya manajemen dalam sebuah laboratorium juga membuktikan bahwa laboratorium itu memilki mutu dan kualitas yang baik. Aslkan semua manajeman yang telah di buat dijalan dengan baik.

    BalasHapus
  11. menanggapi pertanyaan No 1 seberapa penting Manajemen didalam Laboratorium , menurut saya manajemen Laboratorium sangat penting mengapa saya kataka demikian karena manejemen itu berperan sangat penting didalam menunjang proses-proses yang terjadi didalam Laboratorium tersebut.......

    BalasHapus
  12. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 1 yaitu Apa pentingnya manajemen pada sebuah laboratorium ? Manajemen diperlukan untuk mengatur elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat didalam segala proses kegiatan laboratorium yang akan dijadikan acuan dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai.

    BalasHapus
  13. Menanggapi pertanyaan nomor 3. Iya, sangat berpengaruh. Dengan adanya fungsi manajemen, proses evaluasi dan perbaikan dapat senantiasa ditingkatkan. Terima kasih,.

    BalasHapus
  14. Menyikapi pertanyaan no 1.?
    penting karena tanpa manajemen Labor tidak bisa terkelola dan tertata dg baik.

    BalasHapus
  15. saya akan menanggapi pertanyaan no 1 menurut saya Manajemen laboratorium sangat penting, mengingat keterkaitannya dengan manajemen mutu, harus didesain untuk selalu memperbaiki efektifitas dan efisiensi kerja dalam laboratorium, disamping harus mempertimbangkan kebutuhan semua pihak yang berkepentingan. disempurnakan dengan sumber daya manusia, sarana dan prasarana dan penggunaan laboratorium yang sesuai

    BalasHapus
  16. No 3, jelas nerpengaruh pada mitu, sebab tak berjalanya suatu unit kerja dalam lab sudah menyalahi sop yang berlaku, sehingga mutu lab berkurang dari faktor management nya

    BalasHapus
  17. menanggapi pertanyaan nomor 2, Apa saja manajemen dasar pada sebuah laboratorium ?
    merencanakan, mengorganisir, mengeksekusi rencana, serta mengendalikan dan mengontrol proses pekerjaan menuju hasil yang diharapkan.

    BalasHapus
  18. Apabila manajemen laboratorium tidak berjalan seperti semestinya atau direncanakan apakah berpengaruh terhadap mutu laboratorium ?
    jelas berpengaruh pada mutu suatu laboratorium, karena untuk melihat kualitas mutu laboratorium tergantung pada fungsi manajemen itu sendiri apakah sudah berjalan dengan baik atau belum.

    BalasHapus
  19. Casino at Borgata Hotel Casino & Spa, Atlantic City - MapYRO
    Borgata Hotel Casino & 강원도 출장안마 Spa is 부산광역 출장안마 a 춘천 출장샵 luxury resort and casino located in Atlantic City, 양산 출장안마 New Jersey. It offers luxury 속초 출장샵 accommodation,

    BalasHapus

Posting Komentar